Selasa, Juli 24, 2007

"Untung Berkulit Sawo Matang!!"

Saat sedang beres rumah, aku menemukan sebuah artikel menarik dalam sebuah majalah wanita di salah satu edisi (kalau nggak salah) taun lalu. Aku tertarik untuk menginformasikan artikel tersebut, berhubung cukup panjang, berikut inti dari artikel tersebut :

.............. Menurut laporan WHO, setidaknya 60 ribu orang meninggal tiap tahun akibat sinar matahari! sekitar 90 % kematian disebabkan kanker akibat terpaan sinar ultra violet yang berlebihan. selain kanker, sinar ultra violet dari matahari bisa mengakibatkan kulit terbakar, penuaan kulit dan katarak.

    Salah seorang staf ahli WHO mengatakan, ironisnya berbagai penyakit akibat sinar matahari sebenarnya bisa dihindari dengan cara sangat mudah. tapi tetap saja masih banyak orang ang mengabaikan bahaya ultra violet, dan akhirnya mereka terkena penyakit serius yang berujung kematian.

    Agar terhindar dari bahaya ultra violet, WHO menyarankan kita memakai tabir surya dengan SPF minimal 15. Tapi jangan karena sudah pakai tabir surya, kita seenaknya berjemur seharian.

    WHO juga mengatakan, KULIT WARNA PUTIH LEBIH RENTAN TERKENA BAHAYA ULTRA VIOLET DIBANDINGKAN KULIT GELAP..............

    Makanya, orang Indonesia yang berkulit sawo matang seharusnya bersyukur ya....

Posted by nadia at 12:13:06 | Permanent Link | Comments (1) |

Selasa, Juli 17, 2007

Lagu Cinta John Lennon - Yoko Ono

Kemarin aku dpt kiriman email dr "dia", yg cerita ttg lagu berjudul Woman yg ternyata didedikasikan oleh penyanyinya untuk seorang wanita yg penting untuknya. Lagu itu diciptakan dan dinyanyikan oleh John Lennon, dan tentu saja bercerita ttg bagaimana perasaan cintanya kepada seorang Yoko Ono. Secara, awalnya aku nggak paham dgn lagu ini, tapi lama2 enak jg di denger nya... (meski temen d meja sebelah ngeledek "Hei, ini lagu org yg lagi jatuh cinta ato lagu pengantar bobo siang?!"...). Entah terdengar enak itu karena faktor musiknya benar2 indah atau karna suasana hati yg mendukung, aku nggak tahu juga, heheheheheeeeeee......

Romantis abissssssssss... ,ini liriknya:

 

Woman

(Woman is the other half of the sky)

 

Woman I can hardly express

My mixed emotions at my thoughtlessness

After all I'm forever in your debt

And woman I will try to express

My inner feelings and thankfulness

For showing me the meaning of success

 

Ooh, well, well

Doo, doo, doo, doo, doo

Ooh, well, well

Doo, doo, doo, doo, doo

 

Woman I know you understand

The little child inside of the man

Please remember my life is in your hands

And woman hold me close to your heart

However distant don't keep us apart

After all it is written in the stars

 

Ooh, well, well

Doo, doo, doo, doo, doo

Ooh, well, well

Doo, doo, doo, doo, doo

Well

 

Woman please let me explain

I never meant to cause you sorrow or pain

So let me tell you again and again and again

 

I love you, yeah, yeah

(Woman - John Lennon) 

 

>>>>>>>>>> Kalo aku jadi Yoko Ono, mungkin aku akan berkata: "Sayang, kamu membuatku merasa begitu sempurna, deh....." (Sepertinya ini ungkapan iri penulisnya yah?!) Heeheheheheeeee....

 

Posted by nadia at 09:54:59 | Permanent Link | Comments (0) |

Rabu, Juni 27, 2007

Untill I'am Fool Again

Mmmmmh....

Sedang merasa ceria belakangan ini, aura positif sedang menghampiri rupanya. Nikmati sajalah... toh nggak merugikan bukan? heheheheheeeeee...

(Meski di hati kecil, ada yg teriak-teriak minta di dengarkan ;p)

Ada sedikit ketakutan kalo ini adalah virus merah jambu; kekhawatiran seandainya ini adalah sebuah kondisi dilanda cinta. sebuah keajaiban bagi yg bisa merasakan benci dan suka di saat yang sama, dan juga perasaan butuh dan nggak butuh yg ternyata jaraknya sangat tipiiiiiiiiis sekali. Tapi entah kenapa aku sangat takut menjadi sangat suka dan sangat butuh...

Mungkin indahnya cinta ada pada adanya dua hal yg bertolak belakang pd sesuatu itu sendiri. (maybe yes, maybe no!!). Gelisah; hampa; bahagia; berbunga-bunga yg bisa membawa sensai tersendiri bagi oknumnya. (Bahkan itu menjadikannya ketagihan ;nggak kapok meski pernah sampai "jatuh").

Males deh kalo mesti ngerasain kangen, penasaran antara "ya ato tidak" lagi... (merasa udah bukan saatnya, seh...). Kadang-kadang saat mengingat ke belakang tersenyum karena ingat pernah bertindak bodoh, dimana "jatuh cinta dan kangen" menjadi kambing hitamnya. Kadang-kadang memang sulit dibedakan tindakan bodoh karana memang terbelakang mental dengan tindakan bodoh karena jatuh cinta.

"Aduh, aku males deh kalo mesti kayak gitu lagi..." yg satu ini masih saja terus protes, "Masak menjadi bodoh begitu, malu-maluin dan sangat nggak produktif kan?!)

Tapi sisi lain di dalam hati ada yg berkata dengan lembut... "Terserah kalo kamu tidak mau menjadi bodoh lagi, tidak apa-apa... Tapi percayakah kamu, bahwa cinta akan selalu menemukan cara untuk menampakkan diri nya...?"

Cinta, ya?!

Dulu pun selalu berjanji pada diri sendiri untuk nggak menjadi bodoh lagi, tapi selalu terlanggar... Ternyata, "Si Takut Bodoh" kalah wibawa jika dihadapkan dengan Cinta... Dan terus saja kebodohan lain, kebodohan lainnya, lainnya lagi, dan lagi... Tetap saja ada kebodohan meski dalam hati sudah berkeyakinan "aku nggak akan melakukan kebodohan lagi..."

Hehehheheeee...

Sudahlah, nikmati saja kebodohan yg membuat ketagihan itu, kebodohan yg membuat kita bisa menertawakan diri sendiri namun nggak sampai membuat kita membencinya, kebodohan yg merupakan sebuah keberanian...

...Aku menunggu kok,

...Untill I'am Fool Again...

 

Posted by nadia at 11:57:15 | Permanent Link | Comments (0) |

Kamis, Juni 21, 2007

Lesson Today

Hari ini aku dikasih kesempatan untuk tahu satu hal....

Bahwa sesuatu itu tak terlihat sebagaimana adanya.

Posted by nadia at 17:13:22 | Permanent Link | Comments (0) |

Senin, Juni 04, 2007

Titi Kolo Mongso (Jika Tiba Saatnya)....

 

Belakangan ini sering ngerasa cepet skali y waktu seminggu itu berlalu, baru aja kemaren kalang kabut mesti bikin weekly report dan sekarang dah mesti bikin lagi...

cepeeeeeeeeeeet sekali, aku aja yg ngerasain itu ato orang laen jg seh? Hei!!! jangan2 udah mu kiamat kali ya?! waaaaaaaah... gimana dunk kalo bener?! memang ntar akan sampe juga pd saat itu akan tiba, tapi kl itu bentar lagi ato dalam waktu deket ini aku belum siap. sumpah! belum siap... ngeri deh, kalo inget mu kiamat sementara kalo mesti nimbang "bekal mati" masih sangat miniiiiiiiiiim. God, jangan dulu y... kasih injury time dunk... masih mu nambah bekal lg neh... (padahal jujur dalam hati kecil menyalahkan diri sendiri : "Emang selama ini kamu ngapain aja, hah?!?!!!").

iya seh, aku masih suka "ntar-ntar kl mu ibadah, amal, dan ngerjain orangnya dulu kalo mu berbuat kebaikan ke orang laen, ato pura2 marah sepuasnya kl ada yg merasa bersalah dan minta maaf " (itu udah jujur banget loh..)

belum siap, belum siap, belum siap...

nyesel deh, kl lg kumat malesnya knapa g inget "bukan g mungkin waktunya sebentar lg yah...?". biar g menunda2 pekerjaan, kebaikan, dan nyari bekal sebanyak2nya... selama ini aku ngapain aja ya? banyaaaaaaaaaaaaak bgt waktu yg udah di lewatin, tp kok ternyata masih berpikir kalo bekalku kurang. itu artinya selama ini aku nggak nyari bekal sebanyak2 nya kan?! selalu menunda dengan berkata "ntar deh," ato "mulai besok aja 'ah!" dan jika waktu yg ditentukan tiba kembali bepikir "ntar" dan "besok" lagi... menyedihkan banget yah....

kapok deh...

Posted by nadia at 15:23:53 | Permanent Link | Comments (0) |

Selasa, May 29, 2007

Tahan Diri Dikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit Aja...

 

 

Saya (kali ini sedang ingin menggunakan kata "saya" untuk menunjuk diri sendiri...), selalu mengatakan kepada diri saya sendiri : Ada hal2 yg memang harus kita korbankan untuk sebuah keinginan" -tidak selalu sih, tapi lebih afdol aja. Ada nilai perjuangannya gitu... dan pasti letak kepuasannya pasti lebih tinggi.

Saat ini, saya juga sedang "berjuang" untuk cita2 yang sudah lamaaaaaaaaaaaaaaa sekali ingin diwujudkan. Berhemat untuk bisa membeli buku sebanyak-banyaknya. Saya menginginkan sebuah perpustakaan. sangat ingin. Membayangkan harga buku yang pasti smakin lama smakin mahal, mendorong saya untuk mengumpulkan buku-buku saya kembali. bukankah ilmu itu nggak akan pernah basi?! saya rela dalam waktu tiga bulan nggak punya baju baru, asalkan tiap bulan masih bisa beli buku... saya merasa kaya setelah bisa membawa pulang buku (baik itu baru/bekas) dari toko buku, menyampulinya dengan sampul plastik kemudian di waktu senggan bisa membacanya sambil mencoret-coret isinya. senangnya seandainya apa yg saya inginkan itu suatu ketika akan bermanfaat bagi orang lain.

Semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat.... saya harus bisa!!! berhemat itu mudah kan?! iya kan?!... iya kan?! (menghibur diri sendiri nih...).

kalo saya menghemat uang parkir 1000 rupiah dalam sehari, dalam satu bulan saya bisa membeli kira 1 buku.

lalu kalo saya mau menahan diri untuk makan dengan lauk lebih sederhana saat makan siang, saya bisa menghemat 2000 rupiah dari biasanya, dan dalam sebulan saya bisa dapat 1-2 buku...

waaaaaaaaaaaaaaaaaah...... ayolah tahan diri dikiiiiiiiiiiiiiiiit aja masak g bisa...

Posted by nadia at 16:29:30 | Permanent Link | Comments (1) |

Jumat, May 25, 2007

Tarian Kosmis Yin dan Yang

Pemahaman mengenai Yin dan Yang : 

Bagi orang Cina, alam semesta ini terbagi menjadi dua kutub, Yin dan Yang. Dengan cara demikian semua unsur berpasangan dan mendapat keseimbangan satu sama lain -siang dan malam, bulan dan matahari, lembab dan kering, terang dan gelap, api dan air. Dengan kesadaran dan pengalaman saling ketergantungan dan saling keterhubungan inilah alam semesta, dan kita manusia yang ada di dalamnya, tetap berada dalam keseimbangan.

Prinsip Yin dan Yang adalah dasar bagi filsafat Tao manapun, yoga seksual, atau apa yang kita ketahui hari ini sebagai pengobatan Cina. Sangatlah penting bekerja dalam hubungan, entah itu dua atau lebih orang, atau bahkan dengan dan tanpa kelompok orang.

Sifat Yin adalah gelap, air, dingin, tenang, mengarah ke dalam dan ke bawah, diam bersikap menerima, dan apa yang kita pandang sebagai sifat kewanitaan. sifat-sifat yang adalah terang, panas, aktivitas, mengarah ke luar dan ke atas, agresif, ekspansif, dan apa yang kita pandang sebagai sifat kelelakian.

Pada mulanya, Yang berarti sisi terang dari sebuah bukit, sisi yang menghadap ke matahari. Yin berarti sisi teduh yang jauh dari matahari.

Para penganut Tao zaman kuno serta filsuf-filsuf alam yang menganalisis perubahan dan keseimbangan, menggunakan konsep-konsep Yin dan Yang untuk melambangkan kutub keberadaan. segala hal yang ada dapat disifati entah itu Yin atau Yang, dengan mengidentifikasi aspek-aspek kutubnya.

Yin dan Yang masing-masing saling mengandung satu bagian satu sama lain. sebagaimana halnya semua laki-laki memiliki sebuah aspek kewanitaan, demikian pula semua wanita memiliki sebuah aspek laki-laki.

Tak ada cahaya yang tidak mengandung satu unsur kegelapan, dan tak ada kegelapan yang tidak mengandung secercah cahaya. Inilah satu hal penting yang mesti di ingat ketika berurusan dengan hubungan.

Teori Yin dan Yang bukan semata-mata seperangkat oposisi satu sama lain. Lambang Yin dan Yang yang terkenal dengan sebutan Tai ji, salah satu lambang tertua yang dikenal oleh umat manusia, dan tentu saja salah satu lambang yang memiliki kekuatan, memperlihatkan dua kekuatan utama dari alam semesta, satu sama lain saling berkaitan erat.

(Tao - Solala Towler, Dolphin Books)

Di surga bawah setiap orang tahu bahwa adanya kecantikan tergantung pada adanya kejelekan

Setiap orang tahu kapasitas kebaikan tergantung pada adanya ketidak baikan

Keberadaan dan ketiadaan sama-sama dilahirkan

Kesulitan dan kemudahan melengkapi satu sama lain

Panjang dan pendek membentuk satu sama lain

Tinggi dan rendah bergantung satu sama lain

Bunyi dan musik saling menyelaraskan

Sebelum dan sesudah saling mengikuti

(-Lao Tzu-)

Posted by nadia at 10:51:50 | Permanent Link | Comments (0) |

Senin, May 07, 2007

UnfoRgEtaBLe SmILe

Suasana hati yang sedang melankolis:

Menjadi teringat seseorang yg berjanji tidak akan tertawa dengan pertanyaan bodohku

Tak pernah marah dengan hal-hal kacau yang kulakukan

Tersenyum dengan kalimat tak terdugaku

Tertawa geli karena ekspresi marahku...

 

Posted by nadia at 12:25:45 | Permanent Link | Comments (0) |

Kamis, May 03, 2007

Aku Pernah Baca Dimana Gitu.....

Bintang yang tak terhitung

datang dari ratusan juta cahaya

seolah mengatakan kepadaku:

          "Jangan menyerah!!!"

          "Jangan menyerah!!!"

          "Justru jiwamu lah yang merupakan keajaiban alam semesta..."

          "BeRsiNaRLaH LEbiH tEraNg LaGi!!!"

          "Kamu adalah bintang yang merahasiakan bakat yang tak terbatas"

          "BERSINARLAH..."

          "BERSINARLAH..."

Posted by nadia at 17:16:59 | Permanent Link | Comments (0) |

"Untill U Mine...."

Beberapa hari ini, banyak teman lama yg menghubungiku baik melalui telpon atau sekedar SMS untuk bertanya, "bener ya km nikah tanggal 28 kemaren?!"...

Paling aku cuma ketawa2 menanggapinya... secara di rumah ku memang ramai sekali hari itu. ada sebuah acara sederhana, namun khidmat dan mengharukan ketika itu. mereka nggak salah... itu memang sebuah pernikahan. tapi bukan pernikahanku (sebetulnya dihati b'teriak : semoga segera ya!!!!!!). kenapa aku cuma ketawa2, karena aku bingung menjelaskan itu adalah upacara pakdhe ku... yah.. pakdhe (kakak kandung ayahku). Beliau menikah untuk kedua kalinya memang. setelah sekitar 7 atau 8 tahun lalu bercerai dengan isteri nya. (nggak perlu ya, aku jelaskan apa alasannya... mereka pasti punya alasan untuk itu...). Beliau menikah dengan seorang wanita dari masa lalunya... yg kebetulan suaminya telah meninggal beberapa tahun lalu karena sakit serius...

Ini memang takdir atau suatu kebetulan. sang wanita (yg skrg aku panggil budhe), adalah pacar pakdhe ku sewaktu masih SMP! Hanya saja Eyang ku yg waktu itu masih hidup, nggak kasih izin. dan cerita itu tak berlanjut... sampai sekarang ketika usia mereka telah lebih dari kepala 5... ketika anak2 telah ada menjadi bagian hidup mereka bahkan panggilan eyang pun telah melekat pada diri mereka... Inilah timing yg tepat menurut Tuhan. begitu mungkin tagline nya...

Dalam sebuah kesempatan di acara pagi itu, kakak perempuan ayahku yg lain (yg datang dr luar kota dan baru hari itu ketemu budhe "baru) menyalami budhe "baru", cipika-cipiki sambil berkata "akhirnya ketemu lagi ya, setelah 20 tahun lebih..." 20 TAHUN LEBIH!!!! aku tertegun, sesaat berpikir... kesempatan itu tertunda selama 20 tahun lebih...

Sebetulnya itu true love apa bukan ya?! jatuh cinta lagi dengan orang sama setelah 20 tahun lebih tak bertemu atau memang tetap mencintai meski telah lebih dr 20 tahun?! nggak tahu persisnya... yg membuatku yakin adalah ada begitu banyak yg kukira nggak akan kujumpai di dunia nyata, ternyata hadir di depanku... seperti perasaan cinta yg tulus, setia, kejujuran dan beberapa hal lainnya yg kukira hanya "made in sutradara" alias hanya ada di sinetron... yah, jika Tuhan memang menghendakinya apakah ada yg tidak mungkin?!

Btw, satu pikiran nakalku terlintas atas kasus ini :

apakah dulu sewaktu akan berpisah dan memutuskan di jalan masing2, pakdhe/budhe "baru" ku sempat berpikir -"untill u mine" dlm hati masing2 yah......? Tongue out

Entah lah, budhe-pakdhe... Wish U All The Best & Happiness!!!!

Posted by nadia at 15:58:24 | Permanent Link | Comments (0) |