Jumat, Desember 22, 2006

Seorang Teman menghiburku :

Aku hanyalah titik kecil di antara lingkaran besar riuh kehidupanmu...

Kau adalah mutiara timur...

Harapan-harapanmu kan terwujud...

Biarkan waktu tersenyum membisikkannya lembut di telingamu... 

Posted by nadia at 10:59:04 | Permanent Link | Comments (0) |

Tentang Gentong Kosong....

Sungguh beruntung aku adalah gentong kosong,

karena ketika engkau berenang,

aku terus mengapung di sisimu...

Gentong-gentongmu yang penuh tertinggal di tepian kosong

mereka akan digunakan...

Tetapi aku terbawa sungai di pelukanmu

dan aku menari dengan irama detak jantungmu

dan gelora ombak....

- R. Tagore-

Bayu menuliskannya untukku saat aku patah hati...

Posted by nadia at 10:25:12 | Permanent Link | Comments (0) |

1 1/2 Jam yang Melelahkan

Alhamdullillah, akhirnya...

aku benar2 bersyukur, skripsiku akhirnya terselesaikan juga Smile. aku nggak akan pernah ngelupain episode ini, dimana ini adalah salah satu "saat2 sulitku". terlebih belakangan ini begitu banyak yang terjadi dengan skripsiku, tapi aku tahu aku nggak akan berhenti begitu aja. aku harus menyelesaikan apa yang udah aku mulai. memang harus begitu kan? dan ternyata membutuhkan energi yang luar biasa besar untuk tetap menjaga atau menumbuhkan semangat untuk terus mengerjakan.

adaaaaa aja yang menyita pikiranku sampai detik aku harus maju ke ruang sidang. ya, tapi mau gimana lagi, semuanya mesti tetep harus dilewati. mulai dari data2 angka yang kena virus (jadinya aku harus ngitung ulang lagi dan... ternyata harus di revisi lagi karena ada yang beda...), merayu pihak pengajaran supaya mau nyelipin ralatku, minta tanda tangan ulang bwt abstraksi (padahal berkasnya dah dikumpulin...) sampai dosen penguji yang harus diganti (dan aku baru tahu siapa pengujiku 1/2 jam sebelum ujianku mulai...). yah, nggak masalah sih... inilah prosesku, yang harus aku lewati dulu. harusnya ini jadi nilai lebih bwtku. aku beruntung ini semua terjadi padaku.

1 1/2 jam aku ada di dalam ruang "pembantaian" dan aku merasa sangat letih ketika itu. saat harus menjawab pertanyaan dosen, aku masih mampu berargumen, tapi aku nggak punya tenaga untuk mendebat.rasa2nya aku kehabisan energi di titik klimaks. aku nggak perlu kecewa, toh aku sudah mengusahakan yang terbaik, setidaknya untuk diriku sendiri.

Karena begitu banyak yang terjadi, ya begitu banyak yang terjadi...

tapi Tuhan nggak akan pernah meninggalkan aku sendiri. Dialah satu2nya yang nggak pernah melupakan aku, dan selalu tahu bahwa aku percaya kepada Nya dan selalu membutuhkan Nya. Thanks God, 4 making all this possible...

Posted by nadia at 10:05:38 | Permanent Link | Comments (0) |