Selasa, May 29, 2007

Tahan Diri Dikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit Aja...

 

 

Saya (kali ini sedang ingin menggunakan kata "saya" untuk menunjuk diri sendiri...), selalu mengatakan kepada diri saya sendiri : Ada hal2 yg memang harus kita korbankan untuk sebuah keinginan" -tidak selalu sih, tapi lebih afdol aja. Ada nilai perjuangannya gitu... dan pasti letak kepuasannya pasti lebih tinggi.

Saat ini, saya juga sedang "berjuang" untuk cita2 yang sudah lamaaaaaaaaaaaaaaa sekali ingin diwujudkan. Berhemat untuk bisa membeli buku sebanyak-banyaknya. Saya menginginkan sebuah perpustakaan. sangat ingin. Membayangkan harga buku yang pasti smakin lama smakin mahal, mendorong saya untuk mengumpulkan buku-buku saya kembali. bukankah ilmu itu nggak akan pernah basi?! saya rela dalam waktu tiga bulan nggak punya baju baru, asalkan tiap bulan masih bisa beli buku... saya merasa kaya setelah bisa membawa pulang buku (baik itu baru/bekas) dari toko buku, menyampulinya dengan sampul plastik kemudian di waktu senggan bisa membacanya sambil mencoret-coret isinya. senangnya seandainya apa yg saya inginkan itu suatu ketika akan bermanfaat bagi orang lain.

Semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat.... saya harus bisa!!! berhemat itu mudah kan?! iya kan?!... iya kan?! (menghibur diri sendiri nih...).

kalo saya menghemat uang parkir 1000 rupiah dalam sehari, dalam satu bulan saya bisa membeli kira 1 buku.

lalu kalo saya mau menahan diri untuk makan dengan lauk lebih sederhana saat makan siang, saya bisa menghemat 2000 rupiah dari biasanya, dan dalam sebulan saya bisa dapat 1-2 buku...

waaaaaaaaaaaaaaaaaah...... ayolah tahan diri dikiiiiiiiiiiiiiiiit aja masak g bisa...

Posted by nadia at 16:29:30 | Permanent Link | Comments (1) |

Jumat, May 25, 2007

Tarian Kosmis Yin dan Yang

Pemahaman mengenai Yin dan Yang : 

Bagi orang Cina, alam semesta ini terbagi menjadi dua kutub, Yin dan Yang. Dengan cara demikian semua unsur berpasangan dan mendapat keseimbangan satu sama lain -siang dan malam, bulan dan matahari, lembab dan kering, terang dan gelap, api dan air. Dengan kesadaran dan pengalaman saling ketergantungan dan saling keterhubungan inilah alam semesta, dan kita manusia yang ada di dalamnya, tetap berada dalam keseimbangan.

Prinsip Yin dan Yang adalah dasar bagi filsafat Tao manapun, yoga seksual, atau apa yang kita ketahui hari ini sebagai pengobatan Cina. Sangatlah penting bekerja dalam hubungan, entah itu dua atau lebih orang, atau bahkan dengan dan tanpa kelompok orang.

Sifat Yin adalah gelap, air, dingin, tenang, mengarah ke dalam dan ke bawah, diam bersikap menerima, dan apa yang kita pandang sebagai sifat kewanitaan. sifat-sifat yang adalah terang, panas, aktivitas, mengarah ke luar dan ke atas, agresif, ekspansif, dan apa yang kita pandang sebagai sifat kelelakian.

Pada mulanya, Yang berarti sisi terang dari sebuah bukit, sisi yang menghadap ke matahari. Yin berarti sisi teduh yang jauh dari matahari.

Para penganut Tao zaman kuno serta filsuf-filsuf alam yang menganalisis perubahan dan keseimbangan, menggunakan konsep-konsep Yin dan Yang untuk melambangkan kutub keberadaan. segala hal yang ada dapat disifati entah itu Yin atau Yang, dengan mengidentifikasi aspek-aspek kutubnya.

Yin dan Yang masing-masing saling mengandung satu bagian satu sama lain. sebagaimana halnya semua laki-laki memiliki sebuah aspek kewanitaan, demikian pula semua wanita memiliki sebuah aspek laki-laki.

Tak ada cahaya yang tidak mengandung satu unsur kegelapan, dan tak ada kegelapan yang tidak mengandung secercah cahaya. Inilah satu hal penting yang mesti di ingat ketika berurusan dengan hubungan.

Teori Yin dan Yang bukan semata-mata seperangkat oposisi satu sama lain. Lambang Yin dan Yang yang terkenal dengan sebutan Tai ji, salah satu lambang tertua yang dikenal oleh umat manusia, dan tentu saja salah satu lambang yang memiliki kekuatan, memperlihatkan dua kekuatan utama dari alam semesta, satu sama lain saling berkaitan erat.

(Tao - Solala Towler, Dolphin Books)

Di surga bawah setiap orang tahu bahwa adanya kecantikan tergantung pada adanya kejelekan

Setiap orang tahu kapasitas kebaikan tergantung pada adanya ketidak baikan

Keberadaan dan ketiadaan sama-sama dilahirkan

Kesulitan dan kemudahan melengkapi satu sama lain

Panjang dan pendek membentuk satu sama lain

Tinggi dan rendah bergantung satu sama lain

Bunyi dan musik saling menyelaraskan

Sebelum dan sesudah saling mengikuti

(-Lao Tzu-)

Posted by nadia at 10:51:50 | Permanent Link | Comments (0) |

Senin, May 07, 2007

UnfoRgEtaBLe SmILe

Suasana hati yang sedang melankolis:

Menjadi teringat seseorang yg berjanji tidak akan tertawa dengan pertanyaan bodohku

Tak pernah marah dengan hal-hal kacau yang kulakukan

Tersenyum dengan kalimat tak terdugaku

Tertawa geli karena ekspresi marahku...

 

Posted by nadia at 12:25:45 | Permanent Link | Comments (0) |

Kamis, May 03, 2007

Aku Pernah Baca Dimana Gitu.....

Bintang yang tak terhitung

datang dari ratusan juta cahaya

seolah mengatakan kepadaku:

          "Jangan menyerah!!!"

          "Jangan menyerah!!!"

          "Justru jiwamu lah yang merupakan keajaiban alam semesta..."

          "BeRsiNaRLaH LEbiH tEraNg LaGi!!!"

          "Kamu adalah bintang yang merahasiakan bakat yang tak terbatas"

          "BERSINARLAH..."

          "BERSINARLAH..."

Posted by nadia at 17:16:59 | Permanent Link | Comments (0) |

"Untill U Mine...."

Beberapa hari ini, banyak teman lama yg menghubungiku baik melalui telpon atau sekedar SMS untuk bertanya, "bener ya km nikah tanggal 28 kemaren?!"...

Paling aku cuma ketawa2 menanggapinya... secara di rumah ku memang ramai sekali hari itu. ada sebuah acara sederhana, namun khidmat dan mengharukan ketika itu. mereka nggak salah... itu memang sebuah pernikahan. tapi bukan pernikahanku (sebetulnya dihati b'teriak : semoga segera ya!!!!!!). kenapa aku cuma ketawa2, karena aku bingung menjelaskan itu adalah upacara pakdhe ku... yah.. pakdhe (kakak kandung ayahku). Beliau menikah untuk kedua kalinya memang. setelah sekitar 7 atau 8 tahun lalu bercerai dengan isteri nya. (nggak perlu ya, aku jelaskan apa alasannya... mereka pasti punya alasan untuk itu...). Beliau menikah dengan seorang wanita dari masa lalunya... yg kebetulan suaminya telah meninggal beberapa tahun lalu karena sakit serius...

Ini memang takdir atau suatu kebetulan. sang wanita (yg skrg aku panggil budhe), adalah pacar pakdhe ku sewaktu masih SMP! Hanya saja Eyang ku yg waktu itu masih hidup, nggak kasih izin. dan cerita itu tak berlanjut... sampai sekarang ketika usia mereka telah lebih dari kepala 5... ketika anak2 telah ada menjadi bagian hidup mereka bahkan panggilan eyang pun telah melekat pada diri mereka... Inilah timing yg tepat menurut Tuhan. begitu mungkin tagline nya...

Dalam sebuah kesempatan di acara pagi itu, kakak perempuan ayahku yg lain (yg datang dr luar kota dan baru hari itu ketemu budhe "baru) menyalami budhe "baru", cipika-cipiki sambil berkata "akhirnya ketemu lagi ya, setelah 20 tahun lebih..." 20 TAHUN LEBIH!!!! aku tertegun, sesaat berpikir... kesempatan itu tertunda selama 20 tahun lebih...

Sebetulnya itu true love apa bukan ya?! jatuh cinta lagi dengan orang sama setelah 20 tahun lebih tak bertemu atau memang tetap mencintai meski telah lebih dr 20 tahun?! nggak tahu persisnya... yg membuatku yakin adalah ada begitu banyak yg kukira nggak akan kujumpai di dunia nyata, ternyata hadir di depanku... seperti perasaan cinta yg tulus, setia, kejujuran dan beberapa hal lainnya yg kukira hanya "made in sutradara" alias hanya ada di sinetron... yah, jika Tuhan memang menghendakinya apakah ada yg tidak mungkin?!

Btw, satu pikiran nakalku terlintas atas kasus ini :

apakah dulu sewaktu akan berpisah dan memutuskan di jalan masing2, pakdhe/budhe "baru" ku sempat berpikir -"untill u mine" dlm hati masing2 yah......? Tongue out

Entah lah, budhe-pakdhe... Wish U All The Best & Happiness!!!!

Posted by nadia at 15:58:24 | Permanent Link | Comments (0) |